Sasaran & Kebijakan Mutu

Sasaran Mutu

  • Jumlah Mahasiswa yang lulus dengan IPK > 3,00 minimal mencapai 50%.
  • Jumlah Mahasiswa yang menyelesaikan studi tepat waktu (3 Tahun) minimal mencapai 90%.
  • Jumlah mahasiswa dengan nilai TOEIC minimal 405 point mencapai 40%.
  • Jumlah Alumni Polmed yang sudah bekerja ditahun pertama pasca kelulusan minimal mencapai 75 %.
  • Kesesuaian realisasi anggaran DIPA mencapai 90 %.
  • Tim Politeknik Negeri Medan mampu menjuarai minimal 70% dari event (kegiatan kompetisi) yang diikuti.
  • Terjalinnya Kerjasama dengan instansi baru minimal 20% dari yang telah terjalin.
  • Transkrip Nilai dan Ijazah selesai didisposisikan maksimal 3 hari kerja setelah mahasiswa melengkapi berkas pencapaian 80%.
  • Alumni Politeknik Negeri Medan yang terdata minimal 50%.
  • Persentase hasil penilaian kinerja pegawai/staf minimal mencapai nilai diatas 75 mencapai 80%.
  • Jumlah Dosen yang mengikuti pelatihan dibandingkan total Dosen yang ada minimal 15 % atau 10 kali kegiatan pelatihan
  • Penambahan judul buku perpustakaan mencapai 250 judul.
  • Jumlah Pengunjung Perpustakaan mencapai 80 % dari jumlah mahasiswa.
  • Penerbitan majalah polimedia setiap 3 bulannya dengan pencapaian 100%.
  • Jumlah proyek layanan kepakaran yang dilaksanakan oleh komunitas akademik minimal mencapai 15 proyek Pencapaian 100%.
  • Pelaksanaan perawatan dan perbaikan infrastruktur sesuai jadwal mencapai 90%.
  • Program pelatihan terlaksana minimal terlaksana 10 kali dalam setahun.
  • Jumlah makalah yang dipublikasikan di jurnal nasional minimal mencapai 5 % dari jumlah makalah yang ada.
  • Total Dana Penelitian DIKTI minimal mencapai 5% dari total penelitian yang dilaksanakan.
  • Jumlah dana penelitian mencapai 400 juta per tahun.
  • Jumlah Proposal penelitian yang diterima UPPM minimal mencapai 150 proposal per tahun.
  • Tidak terdapatnya temuan Mayor pada audit sertifikasi pada Politeknik Negeri Medan.

Kebijakan Mutu

  • Meningkatkan mutu proses belajar mengajar untuk menghasilkan lulusan yang dapat mengisi peluang kerja industri dan menciptakan pasar kerja.
  • Melakukan penelitian secara profesional yang berbasis pada pengembangan Iptek dan keahlian.
  • Mengembangkan pengabdian pada masyarakat sebagai sarana yang efektif untuk menjalin hubungan dengan stake holders.
  • Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (human resources), sarana dan prasarana kerja sesuai dengan kebutuhan stake holders.
  • Meningkatkan sistem manajemen lembaga secara berkesinambungan.